Home > Bidang Komisi > Penelitian Pengembangan dan Doa
Departemen dan Bidang
Gereja
Yayasan
Misi
Teologi
Pelayanan Masyarakat
Wanita
Pemuda
Litbang dan Doa
 
 
 
 
Home > Bidang Komisi > Masyarakat
Komisi Penelitian Pengembangan dan Doa  


Pengurus :


Ketua : Pdt. Ronny Sigarlaki, SH

Anggota : Pdt. Jacob M. Rattu, MA

I. Tujuan dan Sasaran Program :

1. Agar PII dapat merespon dengan cepat dan tepat sikon Gereja, Bangsa dan Negara yang membutuhkan suara Kenabian.

2. Agar PII dapat memberikan kontribusi yang tepat guna dalam masalah lintas agama.

3. Agar PII dapat memfasilitasi bangkitnya kesaksian Kristiani diantara kaum Usahawan, Birokrat, Pendidikan dan Militer
.
4. Agar kehidupan Doa disinergikan menuju Kesatuan Tubuh Kristus dan Transformasi Bangsa.

II. Rencana Kegiatan ( Action Plan ) :

1. Membuat pengkajian terus-menerus tentang sikon Gereja, Bangsa dan Negara dalam kerjasama dengan lembaga-lembaga Kristen atau non Kristen lainnya secara formal maupun non formal.

2. Membuat Pengkajian tentang perkembangan pemikiran dalam dunia Islam.

3. Memfasilitasi seminar-seminar bagi kaum Usahawan, Birokrat, Pendidik dan Militer.

4. Melibatkan Anggota-anggota PII dalam kegiatan Doa Sekota maupun Nasional.

5. Menginventarisasikan masalah-masalah yang berkembang di daerah dan memberikan usulan langkah-langkah antisipatif, khususnya PII daerah dengan Kakanwil Depag RI di daerah.

6. Mengadakan penelitian dan pengembangan terhadap 8 bidang kegiatan PII sehingga dapat diperoleh rencana strategis bidang-bidang kegiatan PII.

7. Mengadakan analisa dan evaluasi atas data dan informasi dari peristiwa-peristiwa penting dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat.

8. Membuat Operating Procedure/ sistem pelaporan.
Apabila terjadi masalah-masalah, misalnya perusakan-perusakan Gereja atau pelanggaran HAM lainnya di daerah dapat dilaporkan secara kronologis dalam suatu format laporan yang sederhana ( 3 lembar ) sehingga dapat disosialisasikan lebih luas untuk mendapat dukungan.

 
 
HAK CIPTA@2005.PERSEKUTUAN INJILI INDONESIA.ALL RIGHT RESERVED