Home > Bidang Komisi > Pemuda
Departemen dan Bidang
Gereja
Yayasan
Misi
Teologi
Pelayanan Masyarakat
Wanita
Pemuda
Litbang dan Doa
 
 
 
 
 
Komisi Pemuda  

Pengurus :

Ketua: Pdt. Ir. Eddy Leo, M.Th
Anggota : Pdt. Jose Carol, Dipl.Ing

Program Kerja

Kondisi anak muda di Indonesia saat ini sedang mengalami banyak tantangan, khususnya karena pengaruh arus negatif globalisasi antara lain narkoba, pengaruh pergaulan bebas, pornografi. Pengaruh negatif tersebut telah menembus kedalam berbagai komunitas orang muda dalam lingkungan Gereja dan Lembaga Pendidikan Kristen.

Melalui laporan lisan yang diperoleh dari Persekutuan Pemuda dan Remaja Gereja ( PPRG ) dapat nampak semakin sulitnya Gereja-gereja di dalam menjangkau anak-anak muda. Hal ini disebabkan munculnya budaya baru yang mempengaruhi anak-anak muda yang menimbulkan New Youth Culture.

Dengan mengacu kepada amanat Konas ( Kongres Nasional ) VIII 2002 dan tindak lanjut dari tema ” Gereja, Mandat Ilahi Pembangunan dan Mandat Ilahi Pembaharuan ” serta sub tema ” Membangun Kualitas Umat dalam Melaksanakan Tugas dan Tanggungjawab Bersama di Tengah Arus Globalisasi dalam Konteks Indonesia. ” maka seharusnya adalah menjadi tugas dan tanggungjawab Persekutuan Injili Indonesia untuk memberikan jawaban bagi masalah-masalah anak muda yang sedang terjadi sekarang, dengan terlebih dahulu melengkapi Gereja-gereja anggota untuk menjangkau dan melayani anak-anak muda dengan pola pelayanan anak-anak muda yang relevan dan mantap.

A. Tujuan Program

1. Membangun kesadaran ( awareness ) serta memperlengkapi Gereja dan lembaga Kristiani anggota PII agar mampu untuk menjangkau dan melayani pemuda dengan pola pelayanan relevan sesuai dengan konteks Indonesia ditengah arus globalisasi.
2. Membangun dan memperkuat kerjasama antar Gereja-gereja dan lembaga Kristiaini pada umumnya dan anggota-anggota PII pada khususnya.

B. Sasaran Program


1. Mengadakan acara perkenalan dan sarasehan antar Gembala-gembala pemuda ( youth pastors ) dan ketua kaum muda Gereja/ lembaga anggota PII untuk :
a. Saling bertukar informasi dan saling mengungkapkan kebutuhan ( sampai selambat-lambatnya tahun 2003 ).
b. Menerapkan langkah-langkah untuk bersinergi satu dengan yang lain ( paling lambat pertengahan tahun 2005 sudah terbentuk ).

2. Mengadakan acara-acara untuk membangun kesadaran dan memperlengkapi Gereja/ lembaga anggota PII dalam beberapa gelombang yang berbeda tentang ” The Disconnected Generation ” bagi para gembala dan juga bagi kaum muda.

 
 
HAK CIPTA@2005.PERSEKUTUAN INJILI INDONESIA.ALL RIGHT RESERVED